Tampilkan postingan dengan label Berita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berita. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 24 April 2010

LAPORAN KETUA KMI

Segala puji hanya milik Allah SWT, yang telah melimpahkan rahmat-Nya kepada kita sekalian. Selawat dan taslim kepada Nabi Muhammad Saw, sahabat, tabiin, dan umatnya yang tetap konsisten melaksanakan risalah yang diajarkannya.

Selaku pengurus yang telah menjalankan roda organisasi kemahasiswaan ini selama setahun, kami mengajak kepada regenerasi untuk tetap melanjutkan perjuangan demi pencapaian yang kita harapkan bersama.

Marilah kita tumbuh kembangkan organisasi ini dengan berpengang teguh pada ajaran Islam…!
Marilah menjadikan Al Qur’an sebagai pedoman utama, hadits sebagai rujukan dalam mengatasi setiap masalah…!
Marilah menjalin ukhuwah Islamiah diantara kita, KMI adalah kita karena kita adalah keluarga…!
Marilah kita mengumpulkan amaliah akhirat dengan berusaha keras di dunia ini…!
Marilah kita mengharumkan namat Islam dengan peran kita dibidang teknologi karena kita dididik dengan teknologi di Universitas Teknologi Yogyakarta ini…!


Di dalam AD/ART Keluarga Mahasiswa Islam Universitas Teknologi Yogyakarta yang kita tetapkan/putuskan pada mubes setahun yang lalu, tercantum jangka waktu (masa) kepengurusan selama setahun (12 bulan). Masa 12 bulan tersebut telah dilalui oleh segenap pengurus dari bulan April 2009 sampai dengan sekarang (April 2010).

Berbagai kegiatan yang telah dilaksanakan pada interval waktu tersebut. Sebagai gambaran umum, kami sebutkan beberapa diantaranya, yaitu Lomba TPQ antar TPA yang ada di sekitar kampus UTY, lomba Blog UTY 2010 antar SMA/SMK/MA se DIY dan Jateng, dan berbagai kegiatan lain yang kita kategorikan non big event.

Di samping program yang dilaksanakan, ada pula beberapa program yang tidak dilaksanakan. Program yang tidak dilaksanakan ini disebabkan oleh faktor internal maupun eksternal pengurus. Kiranya dapat dimaklumi/dimaafkan dengan ikhlas. Secara pribadi, saya selaku ketua dan sebagai puncak penanggung jawab menyadari bahwa ada kebijakan/langkah/tindakan yang seharus dilaksanakan/ditempuh/ditindaklanjuti namun diabaikan. Semoga dapat menjadi bahan pelajaran untuk kepengurusan yang akan datang.

Terakhir, marilah kita bersama-sama berdoa kepada Allah SWT, semoga organisasi mahasiswa Islam ini dapat tumbuh kembang. Semoga para pengurus yang akan datang mampu malaksanakan tugasnya dengan penuh tanggung jawab dan keikhlasan. Semoga amal ibadahnya kami - para mantan pengurus – diterima oleh Allah SWT dan diampuni segala dosa. Semoga kita semua menjadi khusnul khatimah. Aamiin.

Yogyakarta, 25 April 2010
Disampaikan pada mubes KMI 2010
Agus Riandi

Read More......
Read More......

Kamis, 05 November 2009

Rihlah ke Panti Glagasari


Sebenarnya, rencana awalnya bukan ke Glagasari, tapi ke pantai Baron. Bagi kami, pantai baron sangat indah, deretan pantainya banyak dan hanya di tempuh sekali saja. Namun karena berbagai pertimbangan, ahirnya kami memutuskan ke Galasari saja yang tidak kalah indahnya. Sampai di pantai Glaga, Suara ombak menyuarah dari ufuk, berdesis menyapa desas nafas, kecap kagum pada Sang Kuasa, riuh tawa semerbak merekah bibir, lafal Allah mendesus lafal.


Udara panas tidak menyurutkan semangat kami bermain air dan pasir pantai. "Kayak anak desa yang baru pertama kali ke pantai." Kata salah seorang teman melihat tingkah-tingkah kami. "Ayo...ayo foto lagi." Teriak kami berkali-kali. Maka jadilah foto seperti di bawah ini:



Read More......
Read More......

Jumat, 30 Oktober 2009

Proyek Liberalisasi Indonesia Masuki Tahap Ekstrim

JAKARTA (Arrahmah.com) - Secara prinsip, Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II yang baru terbentuk tak ada yang berubah. Kecenderungan rezim ini terhadap ideologi sekuler-neoliberal tetap bertahan, bahkan akan semakin menguat. Agenda-agenda neoliberal seperti liberalisasi dan privatisasi, juga akan berlanjut lima tahun ke depan.

Demikian pernyataan yang disampaikan Badan Koordinasi Lembaga Dakwah Kampus (BKLDK) dalam aksinya Rabu (28/10) kemarin di depan Istana Negara, Jakarta Pusat.

Dalam rilis persnya yang diterima http://www.hidayatullah.com, BKLDK menegaskan, ke depan proyek liberalisasi ekonomi Indonesia akan memasuki tahap implementasi. Hal itu dapat dilihat ikut andilnya lembaga-lembaga asing dalam penyusunan kebijakan pemerintahan, mulai dari UU Sumber Daya Air, UU Penanaman Modal, UU Mineral dan Batubara, UU Ketenagalistrikan, dan sebagainya.



Koordinator Aksi Ramli mengatakan, Presiden RI Susilo B Yudhoyono (SBY) sebaiknya segera meninggalkan sistem neo-liberalisme dan menggantinya dengan syariah.

"Dalam rangka liberalisasi ekonomi ini, sekitar 200 UU sudah disiapkan untuk disahkan oleh parlemen terpilih. Tak ada yang menjamin kekayaan alam Indonesia tidak akan dijarah oleh pihak asing dalam waktu 5 tahun ke depan," kata dia.

Hal ini semakin diperparah karena mayoritas menteri juga berasal dari partai anggota koalisi gemuk rezim baru ini, plus 75 persen anggota parlemen yang juga berasal dari pihak yang sama. Artinya proses liberalisasi akan berjalan lancar dan legal tanpa proses kritik yang signifikan.

Sementara itu, fakta lain menunjukkan sejak kemerdekaan sampai saat ini, Indonesia telah berganti-ganti rezim tetapi rakyat tetap berada dalam penderitaan. Problem rakyat semakin menggunung. Untuk hal ini tidak cukup sekedar berganti rezim, tetapi sistem rusak yang membawa penderitaan rakyat harus diganti.

Aksi Nasional

Selain di Jakarta, aksi menuntut pemerintah agar menegakkan syariah ini juga berlangsung di Bandung. Aksi ini berlangsung di depan Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Bandung.

Massa yang terdiri dari laki-laki dan perempuan namun berpisah tempat ini, membawa beberapa spanduk yang isinya antara lain "Tinggalkan sekularisme demokrasi, Tinggalkan neoliberalisme” dan “Tetapkan syariah dan tegakkan khilafah”.

Juru Bicara BKLD Chandra menyatakan, rakyat saat ini jatuh miskin karena selama ini pemerintah menggunakan paham kapitalisme, sosialisme, dan neo-liberalisme.

"Makanya kami menuntut pemerintah untuk meninggalkan sistem itu dan menggantinya dengan syariah dan khilafah," kata dia dalam orasinya. (hdytlh/arrahmah.com)

Read More......
Read More......

Senin, 07 September 2009

Silahkan Isi Form di bawah ini:

Silahkan isi form di bawah ini dengan:
1. Nama team
2. Nama anggota team
3. Asal sekolah
4. Alamat sekolah
5. Alamat blog




Read More......
Read More......

  ©Template by @gus.